{"id":2812,"date":"2023-11-24T10:32:11","date_gmt":"2023-11-24T03:32:11","guid":{"rendered":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/?post_type=stories&#038;p=2812"},"modified":"2023-11-24T10:41:13","modified_gmt":"2023-11-24T03:41:13","slug":"lampaui-batas-lompati-angan","status":"publish","type":"stories","link":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/stories\/lampaui-batas-lompati-angan\/","title":{"rendered":"Lampaui Batas, Lompati Angan"},"content":{"rendered":"\n<p>Kehidupan merupakan perjalanan seumur hidup yang dipenuhi lika-liku dan kejutan dalam prosesnya. Manusia bisa berencana, Tuhan yang menentukan. <strong>Antonius Wibowo, Ph.D <\/strong>belum membayangkan masa depannya sebagai <em>Project Leader, Coating Adhesive Sealant and Elastomer <\/em>(CASE) di Eastman, Belgia ketika menempuh pendidikan sebagai Sarjana Teknik Sipil di UK Petra. \u201cUniversitas Kristen Petra adalah salah satu yang (kampus) terbaik untuk jurusan Teknik Sipil,\u201d ujarnya ketika mengingat kembali pertimbangannya memilih tempat menimba ilmu. Ia menyambung dengan tawa, \u201cStandar lulusnya pun sangat tinggi sehingga <em>memorable<\/em>.\u201d Mengambil konsentrasi beton atau <em>concrete, <\/em>alumni angkatan 1994 ini melanjutkan pendidikan ke jenjang Master dan Doktor di Skotlandia, Inggris dengan konsentrasi serupa yakni <em>Concrete Technology &amp; Construction.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Semasa berkuliah, Antonius mengantongi 3 publikasi ilmiah yang turut menjadi bekalnya ketika menapaki peran <em>Concrete Strategist <\/em>di Huntsman Corporation, perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di industri kimia berlokasi di Belgia. Melalui profesi ini pula ia mempelajari industri kimia dan teknisnya karena berkaitan dengan keseluruhan tugas yang dipercayakan padanya. \u201cIbaratnya ini 50 persen <em>concrete<\/em>, 50 persen kimia,\u201d terang Antonius. Memahami <em>chemical, <\/em>ia pun mendalami <em>adhesive <\/em>yang mengantarkannya pada <em>product development <\/em>dan <em>construction center. <\/em>Meski ada persepsi tertentu yang beranggapan bahwa profesi harus sepenuhnya sejalan dengan pendidikan, Antonius tidak menutup diri pada kesempatan baru. Baginya, belajar tidak berhenti di jenjang pendidikan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegigihannya berbuah manis, salah satunya dibuktikan dengan <em>product development <\/em>yang sukses di pasaran. Antonius juga meraih <em>patent publication <\/em>yang dikenal kompleks dan memakan waktu lama. \u201cProses <em>research <\/em>selama 2-3 tahun, lalu <em>crosscheck <\/em>untuk memastikan jika ada (paten) yang sama, baru kemudian pengajuan paten,\u201d jelasnya. Adapun proses ini tidak selalu mulus karena berkaitan dengan banyak pihak, serta mempertimbangkan <em>patentability <\/em>dan <em>novelability. <\/em>Meski demikian, Antonius berhasil meraih 3 <em>patent publication <\/em>dalam 12 tahun meniti karir dan mencapai posisi <em>Global Technical Lead for Construction Market <\/em>di Huntsman Corporation. Ia pun melanjutkan perjalanan karirnya di perusahaan khusus kimia asal AS di Belgia, Innospec Inc sebagai Technical Manager Industrial Additives.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sebelumnya profesi Antonius mengandalkan ilmu <em>concrete <\/em>dan ilmu kimia, kini ia sepenuhnya bekerja di ranah industri kimia. Keputusan yang diambilnya ini selaras dengan fenomena <em>career switch <\/em>yang dialami banyak individu. \u201cTidak hanya berfokus yang sudah kita pelajari, tapi juga harus bisa mendapat wawasan yang lebih luas,\u201d tanggap Antonius. Meski tidak mudah, ia melihat kesempatan untuk senantiasa belajar dan mengembangkan kemampuan sebagai <em>engineer <\/em>di Belgia. Di negeri ini juga, Antonius merasa bahwa profesi merupakan tanggung jawab yang dikerjakan sepenuh hati di samping sarana penghidupan yang layak. Karirnya di Belgia berlanjut dengan posisi <em>Project Leader, CASE <\/em>di Eastman. Pada kesempatan ini, Antonius sepenuhnya lebih mendalami industri kimia dibanding pengalaman-pengalaman sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai <em>Project Leader, CASE <\/em>di perusahaan berbasis kimia untuk keperluan sehari-hari, Antonius bertugas antara lain mengatur <em>project, <\/em>koordinasi dengan <em>resources, <\/em>dan memastikan objektif terkait telah sesuai guna memenuhi <em>milestones. <\/em>\u201cContoh produk yang kami kerjakan meliputi <em>adhesive <\/em>yang diproses menjadi <em>hot melt adhesive <\/em>dan <em>flooring <\/em>atau <em>exterior <\/em>untuk mobil,\u201d jelasnya. Melihat kembali pencapaian-pencapaiannya hingga kini, Antonius senantiasa mempelajari dan membuka diri untuk pengalaman baru di negeri yang jauh dari tanah air. Di sisi lain, ia mensyukuri dasar yang didapatnya dari UK Petra, yang juga berperan dalam mengantarkannya sampai ke karirnya saat ini. UK Petra juga menyimpan kenangan manis karena menjadi tempat Antonius bertemu <strong>Silvy Santosa, <\/strong>sang istri yang ditemuinya semasa menempuh pendidikan Sarjana Teknik Sipil. Dalam skala yang lebih luas, Antonius mengingat UK Petra sebagai tempat yang memberinya pengalaman dan lingkungan multikultural sebelum akhirnya menetap di Belgia. \u201cAda teman-teman dari berbagai kota dan pulau di Indonesia yang memberi banyak sudut pandang berbeda,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat ranah profesional yang semakin kompetitif, Antonius memahami pentingnya ketersediaan untuk membuka diri dan belajar dari kesempatan yang ada. \u201cHarus berani coba kesempatan yang datang, harus berani melakukan,\u201d pesannya. Antonius menekankan pada kejelian dalam melihat kesempatan, kesediaan untuk mempelajari beragam keahlian, dan ketekunan dalam meniti karir sebagai kunci keberhasilannya. Sukses selalu, Antonius!<\/p>\n\n\n\n<p>Ditulis oleh: Magdeline Prisicilia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan merupakan perjalanan seumur hidup yang dipenuhi lika-liku dan kejutan dalam prosesnya. Manusia bisa berencana, Tuhan yang menentukan. Antonius Wibowo,<\/p>\n","protected":false},"featured_media":2813,"template":"","class_list":["post-2812","stories","type-stories","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/stories\/2812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/stories"}],"about":[{"href":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/stories"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alumni.petra.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}